Arsip Kategori: Wahyucyber

[Share] Membuat sebuah fungsi untuk konversi angka – terbilang

Beberapa hari lalu, seorang teman tepatnya adek kelas bertanya, bagaimana cara membuat sebuah fungsi yang bisa menterjemahkan dari angka ke teks menggunakan PHP – Framework Code Igniter.

Sekilas, langsung muncul sebuah kata “rekursif” di otak entah bagian kanan atau kiri.. 😀

function terbilang($x)
{
	$bil = array("", "satu", "dua", "tiga", "empat", "lima", "enam", "tujuh", "delapan", "sembilan", "sepuluh", "sebelas");
	if ($x < 12)
		return " " . $bil[$x];
	elseif ($x < 20) 
		return $this->terbilang($x - 10) . "belas";
	elseif ($x < 100) 	
		return $this->terbilang($x / 10) . " puluh" . $this->terbilang($x % 10);
	elseif ($x < 200) 	
		return " seratus" . $this->terbilang($x - 100);
	elseif ($x < 1000) 	
		return $this->terbilang($x / 100) . " ratus" . $this->terbilang($x % 100);
	elseif ($x < 2000) 	
		return " seribu" . $this->terbilang($x - 1000);
	elseif ($x < 1000000) 
		return $this->terbilang($x / 1000) . " ribu" . $this->terbilang($x % 1000);
	elseif ($x < 1000000000) 	
		return $this->terbilang($x / 1000000) . " juta" . $this->terbilang($x % 1000000);
}

Produk Pertanian Indonesia Menghadapi Era Globalisasi

Awal tahun 2005 ditandai dengan semakin terbukanya
ekonomi negara-negara di dunia dan semakin lancar dan
efisiennya fasilitas transportasi dan informasi yang
memperlancar hubungan antar negara mempercepat
terwujudnya globalisasi, walaupun diawali dengan bencana
gelombang tsunami di beberapa wilayah Asia dan Afrika
yang merusakkan infratruktur di beberapa bagian negara
yang mengalami bencana. Untuk mempercepat ali ran
barang dan jasa antar negara tersebut berbagai perundiogan
dan kesepakatan perdagangan menuju perdagangan bebas
antara negara-negara di beberapa kawasan sudah
dilakukan.

Sumber asli klik disini…

ICT IPB 2012

Sosialisasi ICT IPB 2012 kepada mahasiswa TPB angkatan 49

Lebaran

Signal

Ini yang paling menyebalkan dan membuatku mati gaya. No signal, no signal and no signal. Tiada hari tanpa no signal, mungkin sehari bisa 5 kali. hidupku hampa tanpa internet.. #lebay

Perawat

Sama seperti bidan, perawat juga salah satu profesi favorit orang kangean. Orang-orang pengen anaknya sekolah perawat atau kebidanan bahkan kedokteran.

Keterbatasan tenaga medis dan pasien yang terlalu “manja” (menurutku) membuat perawat desa (perawat yang bertugas di desa) sering keluar “kandang” untuk menangani pasien. Tidak jarang pasien dengan hanya keluhan pusing minta diperiksan dan dikunjungi kerumahnya. Padahal sampai dilokasi hanya cek darah dan diberikan obat. Terkadang hal seperti ini membuat para perawat malas untuk mengunjungi pasien yang seperti ini. Bukan karena tidak patuh pada etika medis, tetapi hal seperti ini bisa membuat mereka para pasien semakin manja. Jika biasanya pasien yang datang dan antri ke tempat praktik perawat (orang bilang mantri), kali ini antrian dilakukan dirumah masing-masing dan perawatlah yang mengunjungi mereka satu per satu. Belum lagi jika sang perawat sedang keluar kandang dan di tempat praktik sendiri sudah ada pasien yang menunggu. Miris memang, tapi begitulah kenyataannya. Baca lebih lanjut

Bidan

Bidan adalah profesi yang ditekuni oleh beberapa keluargaku. Profesi ini menjadi favorit warga Kangean. Profesi ini sebenarnya sedikit “mengganggu” kehidupan seorang bidan tapi itu adalah amanah yang harus dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Mereka harus rela tidak pulang kerumah selama 24 jam demi menemani pasien yang akan melahirkanM. Masih untung jika melahirkan di tempat praktik sang bidan, kebiasaan masyarakat Kangean adalah ingin dikunjungi, melahirkan dan dirawat di rumah.

Aku mendengar, melihat, dan mengalami sendiri bagaimana kehidupan seorang bidan. Pada saat itu kira-kira pukul 2 dini hari, aku masih menonton tv sambil menunggu pertandingan bola. HP Mbakku berdering, aku pikir itu alarm atau sms tapi ternyata itu adalah sebuah panggilan telepon. Mbakku mengangkat telepon itu dalam keadaan mengantuk karena dia memang sedang tertidur pada saat itu. Aku lihat dia keluar kamar dan mencuci muka kemudian berangkat menuju rumah pasien karena si pasien akan segera melahirkan.