Arsip Kategori: Puisi dan Sastra

Entahlah

Aku terbangun dari mimpi malamku
Berharap aku akan mendapatkan kembali mimpiku
Cemas pun menghampiriku
Aku gagal lagi dalam hidupku

Aku tak tahu bagaimana aku harus melakukan ini
Ketika aku harus menghampirinya dan berlari
Saat aku lunglai dan tak berdaya lagi
Harapku dia akan datang menemani

Mentari pergi, rembulan pun pergi
Aku tak tahu harus seperti apa lagi
Hati ini didera ketidaktentuan yang selalu menari
Menghiasi jiwa yang terasa begitu sepi

Aku ingin memetik bintang di angkasa
Namun ku tak kuasa untuk menggapainya
Aku hanya pasrah dan diam tak berdaya
Meratap menatap ujung disana

Aku hadirkan kembali isi dalam khayalanku
Inginku bintang itu hadir menghampiriku
Mengobati kepiluan batin jiwaku
Menenangkan resah hatiku

Iklan

Apa Itu Cinta?

Ramai yang tahu tentang cinta. Ramai yang tahu menyebut perkataan cinta. Ramai yang tahu bagaimana ingin meluahkan kata-kata cinta. Tetapi adakah anda tahu apa itu cinta yang sebenarnya? Di sini saya ingin berkongsi dengan anda tentang apa itu cinta.

Sifat Cinta
Cinta itu suci, mahal dan tinggi tarafnya. Sifat cinta itu sempurna. Jika tidak, cinta akan cacat. Itulah cinta sebenar cinta.

Cinta Wujud Sejak Dilahirkan
Rasa cinta sedia wujud di dalam jiwa manusia sejak manusia itu lahir ke dunia. Cuma manusia akan melalui tahap-tahap kelahiran cinta bermula dari cinta kepada belaian ibu, membawa kepada cinta kepadakekasih dan akhirnya setelah puas mencari cinta suci, maka akan cinta kepada Tuhan Wujudnya cinta itu tidak dapat dilihat tapi dapat dirasa dan cinta sebenar cinta itu suci murni serta putih bersih.

Cinta Bersedia
Bila sampai masanya di setiap tahap-tahap cinta, maka Tuhan menjadikan manusia itu bersedia menerima cinta itu. Pada mulanya jiwa itu bersedia menerima cinta, lantas sedia pula untuk berkongsi rasa kewujudan dengan dikasihi. Sedia untuk mengikat setia serta saling memahami. Setia untuk dipertanggungjawapkan kerana cinta. Sedia untuk menyerah diri pada yang dicintai.

Cinta Itu Indah
Walaupun kewujudan cinta tidak bisa dilihat, tetapi cinta itu indah dan cantik. Cantiknya itu tulin dan tidak ia bertopeng. Bukan saja ia cantik malah suci murni, bercahaya gemerlap dan putih bersih.

Cinta Itu Mengharap Balasan
Cinta antara manusia itu berkehendak kepada jodoh atau pasangan, dari diri yang punya persamaan, dari diri yang asalnya satu. Bila dapat yang dicari, bermakna cinta itu menganggap telah bertemu yang paling sesuai dan secocok dengan jiwanya, untuk bersatu kembali. Kehendak itu timbal balik sifatnya kerana manusia dalam bercinta tidak hanya menerima tapi juga menerima.

Cinta Itu Menakluki
Sifat cinta itu ingin menguasai. Dia mahu yang dikasihinya itu hanya khusus untuk
dirinya. Dia tidak mahu ianya dikongsi dengan orang lain. Sifat ini menuntut hak untuk mencintai dan dicintai. Tapi, dalam pada ingin menakluki, ia juga ingin ditakluki sepenuhnya.

Cinta Itu Mengetahui
Pada asasnya sebenarnya cinta itu mengetahui. Orang yang bercinta tahu siapa yang patut
dicintainya. Cinta tidak perlu bertanya. Manusia boleh jatuh

Aku tersenyum ketika Ia Murka

Aku merebahkan jiwaku di atas mayapada ini
berharap bisa tertidur pulas
perlahan aku pun mulai pejamkan mata ini
tp tiada daya walau penuh upaya

ingin aku berlari mengejar letihku
meloncat tinggi ke langit untuk mencapai letihku
tp tak ada yang bisa aku temui
hanya bisa terdiam dan tertatih

dia pun datang dengan penuh amarah
menghampiriku dengan murka
aku yang lemah tak berdaya hanya bisa menatapnya
bertanya akan murka dan amarahnya

tiada jawaban yang dia beri untukku
hanya senyum pahit yang menyiksa batinku
aku coba untuk meraih senyumnya yang hilang
tp dia tak memberikan aku izin untuk itu

semakin aku mencoba dekati, semakin dia menjauh
semakin aku bertanya, semakin dia acuhkan aku
tapi aku selalu tersenyum akan tingkahnya yang lucu itu
karena aku tau, betapa dia berharga bagiku

Sekarang, saat aku mulai terbiasa dengan hadirnya
dia mulai memberikan senyuman itu
dia mulai memberikan sapaan yang selama ini aku rindu
aku sungguh bahagia karena murkanya

harapanku dalam setiap lamunan pun terbayar sudah
harga diri yang lebur, mulai aku rangkai kembali
aku akan selalu menjaga hatimu, untuk aku
aku akan selalu tersenyum pada dirmu, sahabatku. . .

KETIKA AKU TERHIMPIT PENYESALAN

Puisi ini untuk sahabatku yang merasa terlukai hatinya karena aku
Mentari telah terlelap dalam heningnya rembulan
Kabut-kabut mulai datang menghampiriku dalam lamunan
Menyambut sedihku, menemui kepiluanku
Aku termenung dan betapa aku menyesali diriku

Bintang pun ku tatap untuk mengadukan semua ini
Aku tak mengerti mengapa aku seperti ini
Ku tanya akan arti di balik makna gundahku
Bintangku menjawab ini hanyalah penyesalanku

Kadang saat bintang terhalang kabut malam
Aku semakin hanyut dalam penyesalan dan tenggelam
Aku tak mampu memopang diriku dan aku pun karam
Jiwaku pun tak mampu bangkit dalam samudra yang dalam

Aku berusaha untuk menutup mata pekatku
Kala itu aku hanya terdiam dan terpaku
Inginku terbangun menghapus yang pernah ada
Dan penyesalan ini semakin sesak dalam dada

Embun pagi telah hinggap bersama sang fajar
Aku semakin terhimpit penyesalan yang tiada wajar
Andai kau pahami semua makna penyesalanku
Kau akan mengerti betapa kau selalu hadiri aku

Mengapa kau tak pernah mengerti arti maaf dariku
Begitu terlukakah jiwa dan hatimu karenaku
Aku pun sadar akan akan pagi yang menjemputku
Dan aku hanya bisa meratap dalam penyesalanku

Tiada banyak yang bisa aku ungkapkan
Hanya penyesalan yang mungkin tak kan kau maafkan
Tapi, maafmu akan selalu aku nantikan
hingga jarak dan waktu yang memisahkan