Bidan


Bidan adalah profesi yang ditekuni oleh beberapa keluargaku. Profesi ini menjadi favorit warga Kangean. Profesi ini sebenarnya sedikit “mengganggu” kehidupan seorang bidan tapi itu adalah amanah yang harus dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Mereka harus rela tidak pulang kerumah selama 24 jam demi menemani pasien yang akan melahirkanM. Masih untung jika melahirkan di tempat praktik sang bidan, kebiasaan masyarakat Kangean adalah ingin dikunjungi, melahirkan dan dirawat di rumah.

Aku mendengar, melihat, dan mengalami sendiri bagaimana kehidupan seorang bidan. Pada saat itu kira-kira pukul 2 dini hari, aku masih menonton tv sambil menunggu pertandingan bola. HP Mbakku berdering, aku pikir itu alarm atau sms tapi ternyata itu adalah sebuah panggilan telepon. Mbakku mengangkat telepon itu dalam keadaan mengantuk karena dia memang sedang tertidur pada saat itu. Aku lihat dia keluar kamar dan mencuci muka kemudian berangkat menuju rumah pasien karena si pasien akan segera melahirkan.

Tagged: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: