Oleh-oleh mudik lebaran 2012 (Kondisi Cuaca)


Sebelum Aku meninggalkan Bogor, kabar tentang kondisi cuaca antara Kalianget-Kangean memang sedang tidak menentu. Ketika aku berada di Sidoarjo, tepatnya pada hari sabtu, tanggal 11 Agustus 2012 ada kabar bahwa keberangkatan kapal hari Senin masih belum pasti, padahal tiket kapal suah ada ditangan.

Kapal yang akan aku tumpangi pada saat itu adalah kapan super cepat (untuk ukuran kapal ke Kangean) yang terbuat dari fiber yang memang tidak anti-ombak dengan waktu tempuh rata-rata hanya 3-4 jam. Berbeda dengan kapal penumpang lainnya yang lebih besar dan lebih berattapi kecepatannya yang lumayan membuat boring selama perjalanan 12 jam mengarungi samudra.

Aku tunggu sampai hari minggu. Jika memang kapal itu batal berangkat, aku harus membatalkan untuk segera ke Kalianget pada malam itu. Karena tidak mungkin aku berlama-lama di Kalianget yang aku sendiri merasa tidak nyaman berada di tempat itu. Karena tidak ada teman bermain juga tidak ada aktifitas lainnya. Selain itu, kantongku bisa terkuras kalu harus berlama-lama di tempat orang.

Akhirnya, kabar baik itu datang. Kapal siap untuk berlayar pada hari senin jam 09.00 WIB. Aku pun bergegas untuk meninggalkan Sidoarjo dan berangkat menuju Kalianget.

Tepat jam 9.00 WIB, kapal sudah mulai bergerak menjauh dari pelabuhan Kalianget. Dalam hati aku berdoa, semoga perjalanan ini aman, nyaman, dan tenang.

1 Jam pertama, aku tidak merasakan sesuatu yang membuatku tidak nyaman, walaupun sedikit oleng ke kiri dan ke kanan, aku anggap itu hal yang biasa aku alami saat naik kapal. 1 Jam berikutnya aku mulai merasakan kapal yang aku tumpangi terombang-ambing di tengah samudra. 1 jam berikutnya lagi alias 3 jam dari keberangkatan, aku merasakan kakiku basah (kebetulan aku duduk didekat jendela. Aku lihat, ternyata air laut sudah masuk ke kabin kapal. Penumpang pun banyak yang panik dan berteriak. Tidak hanya teriak karena panik, tapi banyak juga yang teriak karena muntah dan ada juga yang hanya terdiam (sebagian besar). Aku sendiri hanya terdiam berdoa dalam hati agar tetap dalam perlindungan Allah SWT.

Puncaknya sekitar jam 12.30 WIB, mesin kapal tiba-tiba mati ketika aku merasakan ada ombak besar yang menhantam kapal. Penumpang yang duduk dibelakangku berteriak “Allahu Akbar…”, aku sendiri juga kaget, karena pada saat itu aku sedikit tertidur, tapi beberapa detik kemudian mesin kapal kembali menyala dan 30-45 menit kemudian pulau Kangean sudah mulai terlihat dari atas kapal. Lega sekali rasannya…:)

Tagged: , ,

2 thoughts on “Oleh-oleh mudik lebaran 2012 (Kondisi Cuaca)

  1. […] · Kondisi cuaca […]

  2. flirting sms messages 3 Mei 2013 pukul 09:33

    %url% Some singles that reside in the identical location
    will put off meeting for a very first date until right after they have engaged
    in a variety of online dates through the immediate message feature of Facebook
    or the webcam feature. Instead, enable me to coach you
    for dating success so you two do meet.

    three. Peace of Thoughts

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: