Pemilihan Presiden dan Hak Mahasiswa


Sebentar lagi kita akan melakukan Pemilihan Presiden (pilpres) yang keduakalinya di negara kita yang mengatasnamakan dirinya negara demokrasi ini. Tapi demokrasi macam apa ini?kalau para calon pemimpin kita saat ini sedang berebut kekuasan, koalisi sana-koalisi sini. lepas sana-lepas sini, keluar masuk lagi. . .

Tidak konsisten. . .

Kalau pemimpinnya saja tidak bersatu untuk memimpin, apa jadinya bangsa ini. . .?
Menurut ustad Yusuf Mansyur, alangkah indahnya jika para calon pemimpin kita duduk dalam satu majelis di Masjid, berdiskusi tentang kemajuan bangsa ini, membahas kesejahteraan rakyatnya, daling berbagi dan saling memberi. . . Sungguh Indah. . .
Bukan saling kritik, saling menyalahkan. . .

Kita sebagai warga negara yang akan menjadi korban, karena itu akan membuat kita semakin tidak percaya dengan para pemimpin kita.

Menurutku, Sebenarnya ini hanyalah prinsip. Bukan siapa yang meminpin kita, tapi siapa yang dipimpin. Masyarakat kita butuh perhatian baik secara moral, hukum, pendidikan, kesehatan, teknologi dan lain sebagainya.

Buat Calon Pemimpin Bangsa ini, Ayo bersama-sama kita memajukan Bangsa ini. Bukan berebut untuk menjadi penguasa.
Bersatunya para pemimpin kita, artinya bersatunya bangsa ini. . .

Belum lagi masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT)
Sebagai mahasiswa Rantau, aku harus kehilangan hak pilihku sebagai warga negara. . .
Apakah pemerihtah melindung hak-hak warga negaranya. . .? Buktinya. . .? Pelihan anggota Legislatif kemarin aku kehilangan hak suaraku, tidak ada seruan atau tindakan pasti dari pemerintah untuk mengajak para mahasiswa rantau untuk menggukan hak pilihnya. Bayangkan, ada berapa banyak mahasiswa rantau yang ada di Indonesia? misalkan di Kampus saya di IPB, sekitar 70% adalah masasiswa rantau. kalau mahasiswa IPB sekitar 8.000 mahasiswa, berarti ada sekitar 5.600 mahasiswanya adalah mahasiswa rantau. belum lagi di UI, ITB, Unpad, Pancasila, Trusakti dan Universitas lainnya. . .! Berapa juta jiwa yang tidak bisa memberikan hak pilihnya untuk bangsa ini. Apakah pemerintah kita melindungi Hak-hak kita sebgai warga negara. . .? jawab sendiri dengan hari nurani kita. . .

Seandainya kita melakukan pendataan DPT ke kampus-kampus,khusus untuk mahasiswa rantau, dan diadakan TPS sendiri di kampus, bukankah itu lebih baik dilakukan. . .
Pemerintah bilang bahwa Mahasiswa adalah generasi intelektual, generasi penerus perjuangan bangsa, dan generasi yang akan menggantikan generasi yang sekarang. Tapi kita sebagai mahasiswa tidak mendapatkan hak kita sebagaimana mestinya. . .?

Apakah salah jika mahasiswa melakukan aksi menuntut perbaikan kesejahteraan bangsa ini. . .?
Wahai kaun muda, kaum penegak kebenaran, kaum pejuang peradaban bangsa. Kobarkanlah api semangat kalian untuk bangsa ini, untuk negeri yang kita banggakan. . .

Hidup Mahasiswa. . . .
Hidup Indonesia. . . .

One thought on “Pemilihan Presiden dan Hak Mahasiswa

  1. Fadhilatul Muharram 28 April 2009 pukul 12:29

    yg anda ceritakn ialah fenomena sosial yg biasa terjadi. saya korban golput juga…

    oia, klo boleh rekomendasi, bisa nonton video animasi politik (soal pilpres) di link ini http://dhila13.wordpress.com/2009/04/25/pemilu-membawa-maut-heheh/

    lucu, pak videonya. miris dan menggelitik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: